Kamis, 16 Juni 2011

Internet Layer Protocol (resume 4)

Internet Layer Protokol


ARP
¢  ARP à Address Resolution Protocol.
¢  Protokol ini bertugas untuk menemukan hardware address (MAC Address) suatu host dengan alamat IP tertentu.
¢  Ketika suatu IP paket akan dikirim, maka paket tersebut diteruskan ke layer dibawahnya (Data Link), yang akan memberikan alamat hardware sesuai dengan alamat IP tersebut.
¢  Setiap host menyimpan Tabel ARP dalam cache.
¢  Tetapi jika hardware address ini tidak ada di dalam cache ARP, maka ARP bertugas untuk mencarinya (Tabel ARP terupdate setiap 15-20mn).


Contoh: Tabel ARP

C:\arp -a
Interface: 172.25.82.74 --- 0x2
Internet Address      Physical Address      Type
172.25.82.51                 00-90-27-54-3a-47        static
172.25.82.247         00-60-08-3e-1d-2f     dynamic
172.25.82.248         00-60-08-3e-ba-61     dynamic
172.25.82.254         00-a0-c9-fb-33-6e     dynamic


RARP
¢  RARP àReverse Address Resolution Protocol
¢  Merupakan protokol yang bertugas untuk menemukan IP address suatu host yang hanya tahu Hardware address-nya saja (misal pada diskless machine).
 
Cara Kerja RARP

¢  Host mengirim paket berikut alamat MAC-nya secara broadcast untuk meminta alamat IP yang sesuai.
¢  RARP server akan menjawab paket tersebut dengan memberikan nomor IP.
¢  Contoh: BootP protocol dan Dynamic Host Control Protocol (DHCP).



Internet Protocol (IP)
Datagram
¢  Packet pesan pada Internet Layer disebut juga sebagai Datagram.
¢  IP Datagram mengandung alamat IP sumber dan alamat IP tujuan, masing-masing sebesar 32 bit (i.e., IP Address).
¢  IP Datagram bergerak melintasi network switching dari satu node (router) ke node berikutnya berdasarkan pemilihan jalur tertentu.


IP Address
¢  Dalam jaringan TCP/IP setiap Host ditandai dengan sebuah alamat IP (IP address) logikal yang unik.
¢  Sebuah IP address pada IPv4 terdiri atas 32 bit angka biner. Sehingga, secara teoritis total IP address yang dapat dibuat adalah: 232, atau sebanyak 4.294.296 alamat IP.
Konversi Biner Desimal
¢  Biner                           :
            01110101 10010101 00011101 11101010
¢  Dotted Decimal          : 128.11.3.31
¢  Notasi Hexa                :
            11000001 10000011 00011011 11111111
                        C1                   83                    1B                   FF
IP Class
¢  IP Address terbagi atas 5 kelas (A, B, C, D, E).
¢  IP address kelas A, B, C digunakan untuk pengalamatan IP publik.
¢  IP address kelas D, digunakan untuk pengalamatan multicast.
¢  IP address kelas E, dicadangkan untuk pemakaian masa depan.


Class A
¢  Bit pertama : 0
¢  Network Address (network-id): 1.0.0.0 s.d 126.0.0.0
¢  Jumlah alamat jaringan yang mungkin digunakan : 127 alamat (1-126 dapat digunakan sedangkan 127 digunakan untuk reserve)
¢  Jumlah alamat host yang dapat digunakan : 16.777.216
Class B
¢  Bit pertama : 10
¢  Network address (netowork-id): 128.0.0.0 s.d 191.255.0.0
¢  Jumlah alamat jaringan : 16.384
¢  Jumlah alamat host : 65.536
Class C
¢  Bit pertama : 110
¢  Network address (network-id) : 192.0.0.0 s.d 223.255.255.0
¢  Jumlah alamat jaringan : 2.097.152
¢  Jumlah alamat host : 254

Host Address
¢  Setiap device atau interface harus memiliki host number.
¢  Total alamat host dalam sebuah network adalah: 2N – 2 (Dimana N adalah jumlah bit).
¢  Pengurangan 2 disini dikarenakan dalam satu alamat jaringan selalu terdapat network address dan broadcast address.
Netmasking
¢  Untuk memisahkan antara network-id dan host-id diperlukan sebuah netmask.
¢  Network-id menggunakan mask binary 1, sedangkan host-id menggunakan mask binary 0.
¢  Network-id dan Host-Id dibedakan dengan cara melakukan operasi AND antara IP address dan Netmask.
Contoh
¢  IP Address      : 172.25.88.9               : 10101100.00011001.01011000.00001001
¢  Netmask          : 255.255.255.0           : 11111111.11111111.11111111.00000000
Maka :
¢  Network-ID                            : 10101100.00011001.01011000.00000000
            172.25.88.0
Alamat Khusus:
Direct Broadcast Address
¢  Direct Broadcast Address digunakan oleh router untuk mengirimkan  pesan ke semua terminal yang berada pada jaringan local.
¢  Direct Broadcast address dilakukan dengan membuat bit pada host-id bernilai 1 semua.
¢  Misalnya, mengirimkan pesan menuju ke alamat 221.45.71.1, 220.45.71.2 s.d 221.45.71.254, cukup diarahkan ke alamat 221.45.71.255.
Alamat Khusus:
Local Broadcast Address
¢  Local Broadcast Address adalah alamat broadcast untuk network yang aktif saat ini. Packet akan dikirimkan ke setiap host pada network tersebut.
¢  Router melakukan blocking sedemikian sehingga broadcast ini hanya akan terkirim ke semua host pada network bersangkutan.
¢  Local Broadcast Address: 255.255.255.255
Alamat Khusus:
LoopBack Address
¢  IP address dengan alamat IP byte pertama adalah 127, kemudian 3 byte yang lain diisi sembarang adalah alamat loopback.
¢  Sehingga alamat IP 127.x.x.x tidak dapat digunakan untuk mengalamati host dalam jaringan.
¢  Contoh: 127.0.0.1
Alamat Khusus:
Private IP Address
¢  International Assigned Numbers Authority (IANA) mengelompokkan alamat IP-Address yang dinyatakan “Private” adalah kelompok IP yang hanya untuk digunakan di kalangan sendiri dan tidak berlaku di Internet.
Class A            : 10.0.0.0 – 10.255.255.255 (1 network)
Class B            : 172.16.0.0 – 172.31.255.255 (16 network)
Class C            : 192.168.0.0 – 192.168.255.255 (256 network)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar