Data Link Layer
Tugas dari protokol link layer adalah memindahkan datagram dari satu node ke node berikutnya melalui individual link dalam bentuk frame.
Disebut individual link karena, link antara node-node tersebut mungkin menggunakan protokol yang berbeda-beda. Misalnya, link pertama adalah ethernet, link berikutnya frame relay dan link terakhir PPP.
Layanan Link Layer
Framing. Membungkus (encapsulate) datagram ke dalam bentuk frame sebelum transmisi.
Link Access. Protokol2 Media Access Control (MAC) mengatur bagaimana sebuah frame di transmisikan ke dalam link. Misalnya, point-to-point atau broadcast.
Reliable Delivery. Protokol link layer menjamin agar pengiriman datagram melalui link terjadi tanpa error.
Flow Control. Karena setiap node memiliki keterbatasan buffer (memory), maka link layer menjamin agar pengiriman frame tidak lebih cepat daripada pemrosesan frame pada sisi penerima.
Error Detection. Kesalahan bit dapat terjadi akibat atenuasi sinyal atau noise di dalam link. Link layer melakukan deteksi kesalahan, tetapi tidak meminta pengiriman kembali frame yang salah tersebut. Frame yang salah akan dibuang.
Error correction. Selain melakukan deteksi kesalahan, link layer juga dapat melakukan koreksi terhadap bit yang salah. Tidak semua protokol link layer mampu memberikan layanan ini, tergantung protokol yang digunakan.
Channel Partitioning Protocol
TDM (Time Division Multiplexing)
FDM (Frequency Division Multiplexing)
CDMA (Code Division Multiple Access
Ethernet
¢ Ethernet adalah teknologi jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox.
¢ Pertama kali diusulkan oleh Robert Metcalfe pada tahun 1972.
UTP Cable
Kategori | Aplikasi |
Category 1 | Dipakai untuk komunikasi suara (voice), dan digunakan untuk kabel telepon di rumah-rumah. |
Category 2 | Terdiri dari 4 pasang kabel twisted pair dan bisa digunakan untuk komunikasi data sampai kecepatan 4 Mbps. |
Category 3 | Bisa digunakan untuk transmisi data dengan kecepatan sampai 10 Mbps dan digunakan untuk Ethernet dan TokenRing. |
Category 4 | Sama dengan category 3 tetapi dengan kecepatan transmisi sampai 16 Mbps. |
Category 5 | Bisa digunakan pada kecepatan transmisi sampai 100 Mbps, biasanya digunakan untuk FastEthernet (100Base) atau network ATM. |
Category 6 | Digunakan untuk komunikasi Gigabit Ethernet |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar